Apa itu Nippon Hoist?

Nippon hoist adalah brand hoist asal jepang, salah satu pemimpin di dunia lifting equipment. Terkenal dengan kualitas yang tinggi, kepresisian dan ketahanan yang kuat.

Awal mulanya, nippon hoist muncul dari pabrik sandal kayu di jepang pada tahun 1937 dengan nama Murakami Mokki. Seiring berjalan nya waktu pabrik ini mengikuti perkembangan jaman dengan mendirikan departemen yang memproduksi mesin untuk pembuatan sandal kayu mereka. Salah satu nya yaitu membuat hoist tipe MK.

Selanjut nya departemen ini memisahkan diri menjadi pabrik sendiri dengan nama Pabrik Mesin Murakami dan mengkomersilkan produk – produk mereka. Pada tahun 1961 perusahaan berubah nama menjadi Nippon Hoist Co., Ltd. Hingga sampai sekarang perusahaan masih eksis dengan terus mengembangkan produk – produk mereka. Seri terbaru nippon hoist yaitu hoist crane tipe MRV dan GRV yang dilengkapi dengan inverter.

Fungsi

Secara umum fungsi dari hoist yaitu mengangkat dan memindahkan beban berat dari suatu tempat ke tempat lain dengan efisien dan aman. Dengan adanya hoist crane memungkinkan perusahaan mengurangi beban kerja dan meningkatkan kualitas lingkungan kerja bagi karyawan.

Komponen Utama

Hoist NH terdiri dari beberapa komponen utama, antara lain:

  • Motor, yang berfungsi sebagai penggerak utama pada system hoist
  • Gearbox, berfungsi untuk mengatur torsi dan kecepatan, dengan adanya gearbox memungkinkan motor yang kecil mengangkat beban yang sangat berat.
  • Wire rope, pada unit nippon hoist, semua nya menggunakan wire rope. Wire rope ini berfungsi sebagai media pengangkat atau penyalur torsi dari motor dan gearbox ke beban sehingga beban dapat terangkat.
  • Hook, tumpuan atau tempat dikaitkan nya beban
  • Brake system, merupakan sistem pada motor yang memungkinkan beban tertahan saat motor penggerak berhenti. Komponen utama brake system terdiri dari brake lining atau kampas rem, iron core (electromagnetic), dan pegas atau per.

Cara kerja

Cara kerja nippon hoist yaitu, operator melakukan kontrol dari tombol pendant atau pun radio remote control, motor listrik menerima input (bisa dari kontaktor atau inverter), kemudian motor bergerak sesuai input yang diberikan sehingga beban dapat terangkat / turun. Pada saat beban berada diatas, dan input diberhentikan, maka brake system akan bekerja otomatis sehingga beban tertahan dan selanjutnya dapat dipindahkan dengan penggerak pada crane system. Begitu juga sebaliknya saat input diberikan (naik / turun), brake system otomatis berhenti sehingga beban dapat digerakkan ke atas atau ke bawah.

Jenis jenis

Berdasarkan penggerak pada trolley, dibedakan menjadi :

  • Dengan penggerak electric motor (kode NHE)
  • Dengan penggerak tangan (kode NHH)
  • Dengan penggerak katrol (kode NHC)

Berdasarkan jenis girder, hoist nh dibedakan menjadi :

  • Tipe Monorail atau untuk I-Beam (kode NHE)
  • Tipe Monobox girder (kode NHEC)
  • Tipe Double rail girder (kode NHED)
  • Tanpa trolley / untuk cargo lift (kode NHA)

Berdasarkan headroom, dibagi menjadi :

  • Standard headroom
  • Low headroom, memaksimalkan area angkat yg terbatas (nippon hoist tipe L)

Berdasarkan kecepatan, dibagi menjadi :

  • Single speed hoist
  • Double speed hoist (high speed dan normal speed)
  • Creep speed hoist (normal speed dan creep speed / 10 % dari normal speed)
  • Triple speed (high speed, normal speed dan creep speed)

Untuk informasi lebih lanjut anda dapat menghubungi saya di sini.